Home » , » Nikita Mirzani Pernah Cicipi Pesantren GONTOR

Nikita Mirzani Pernah Cicipi Pesantren GONTOR

Written By steven on Monday, 14 December 2015 | 18:22

Nikita Mirzani Pernah Cicipi Pesantren GONTOR

Pasti para pembaca telah mendengar ataupun menonton melalui media masa tentang berita penangkapan Artis yang terlibat dalam kasus prostitusi baru-baru ini. Ya...Nikita Mirzani artis cantik kontroversial ini kembali berulah dengan adanya dugaan terlibat jaringan sederetan artis prostitusi online yang sedang terkuak sedikit demi sedikit. NM dan PR ditangkap di sebuah hotel bintang lima di kawasan Thamrin. Namun kembali dilepas oleh pihak kepolisian setelah di beri bimbingan. Apakah sobat pembaca tahu kalau Nikita Mirzani memulai kenakalanya sejak remaja, dan dikirim ayahnya ke Pesantren Darussalam GONTOR Indonesia, salah satu pondok pesantren terbaik di indonesia dan memiliki sistem kedisiplinan yang sangat tinggi.

Sebelumnya masih di tahun yang sama, perempuan kelahiran 17 Maret 1986 ini sempat ditahan karena kasus penganiayaan yang terjadi pada tahun 2012 silam.
Di balik sosoknya yang kontroversi, Nikita Mirzani ternyata pernah menimba ilmu di Pondok Pesantren Darussalam, Gontor.
Disarikan dari situs Wartakota, seorang teman lamanya mengungkap kisah remaja Nikita Mirzani yang tak banyak diketahui orang.
Devi, kawan Nikita Mirzani saat di Ponpes Gontor mengungkap, sikap genit ternyata telah dilakukan Nikita.
Nikita yang dulu akrab disapa Nikki, menginjakkan kaki di Pondok Pesantren Darussalam sekitar tahun 2000 silam.
Walau Nikki diketahui merupakan santri baru kelas I Adhi atau setingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), pemikiran Nikki berbeda dengan teman-teman sebayanya yang lain.
Nikki diungkapkannya, kerap membicarakan tentang sosok pacarnya dan beberapa hal intim yang pernah dilakukannya bersama sang pacar di Jakarta.

"Saya ketemu dia itu seingat saya waktu saya kelas dua, nah Nikita kelas satu, baru masuk. Kita tinggal sebelahan rayonnya (wisma-red) di pondok dulu. Nikita memang orangnya rame dari dulu, terus beda juga kayak temen-temen seumurannya, kalau orang-orang ngomongin ngaji, dia itu malah ngomongin pacarnya yang ada di Jakarta," katanya.
Perilaku Nikki tersebut awalnya dianggap wajar oleh para santri lainnya, lantaran Nikki memang berlatar belakang dari Jakarta.
Namun, seiring dengan kenakalan yang dilakukan Nikki, cerita tentang alasan Nikki masuk dalam pondok pesantren pun terkuak.
"Ada yang bilang kalau bapaknya lulusan pesantren, jadi pas tahu nikita nakal begitu, dia masukin nikita ke pesantren. Kelihatan sih, sehari-hari dia memang nakal, sering ngelanggar peraturan pondok, dia juga sering masuk Mahkamah atau disidang sama kakak kelas IV, V dan VI atau setingkat SMA," ungkapnya.
Namun, kenakalan Nikki tidak berlangsung lama, karena ketahuan mencuri dan berhubungan di luar batas, Nikki pun dipanggil oleh pengurus pondok dan menjalani sidang.
Karena kesalahan Nikki sudah tidak dapat lagi ditoleransi, Nikki pun akhirnya dikarantina di dalam kamar bagian keamanan pondok selama seminggu, selanjutnya dijemput oleh orangtuanya untuk dijemput pulang.
"Di sana itu saya lupa dia pacaran sama siapa, sesama jenis atau pacaran sama anak di luar pesantren, soalnya memang anak pondok itu perempuan semua. Jangankan keluar main, kita keluar selangkah dari gerbang aja, ketahuan sama bagian keamanan pasti diproses, apalagi kalau ketahuan pacaran," katanya.


sumber : Tribun Jateng
Share this article :